Diberitakan Reuters, Rabu (18/3/2014), upaya pencarian yang dilakukan 26 negara di dua koridor-wilayah utara meliputi Laos hingga Laut Kaspia, selatan mencakup Indonesia hingga Australia- hingga kini belum membuahkan hasil. Tapi, khusus di kawasan utara, kemungkinan besar pesawat itu tak ada di sana.
"Asumsi yang masih berkembang adalah pesawat itu ke selatan dan mungkin ke bagian paling selatan dari koridor itu," kata seorang sumber yang tahu soal penyidikan pesawat ini.
Dugaan ini berdasarkan minimnya bukti di koridor utara, terutama setelah negara-negara yang kemungkinan dilintasi pesawat mengecek radar militer mereka. Negara terakhir yang memastikan tak ada pesawat
tersebut di wilayahnya adalah China.
Meski begitu, pencarian di kawasan selatan juga masih belum ada kabar menggemberikan. Indonesia dan Australia sudah memastikan tak melacak pesawat tersebut di radar militer.
(mad/nwk)










































