Reporter Prancis Jadi Bahan Tertawaan Saat Konferensi Pers Soal MAS MH370

Reporter Prancis Jadi Bahan Tertawaan Saat Konferensi Pers Soal MAS MH370

- detikNews
Rabu, 19 Mar 2014 12:56 WIB
Reporter Prancis Jadi Bahan Tertawaan Saat Konferensi Pers Soal MAS MH370
Hishammuddin Hussein (The Star)
Kuala Lumpur, - Seorang reporter asal Prancis menjadi bahan tertawaan terkait pertanyaan yang diajukannya pada Pelaksana Tugas Menteri Transportasi Malaysia Datuk Seri Hishammuddin Hussein, saat konferensi pers soal hilangnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370. Wanita itu pun menjadi bulan-bulanan di jagad Twitter.

Gara-garanya, wanita Prancis bernama Carrie Nooten tersebut menanyakan sesuatu yang tidak berhubungan dengan hilangnya MAS MH370. "Apakah Anda bisa mengkonfirmasi bahwa Anda sepupu PM Najib? Apakah Anda dilindungi?" tanyanya dalam bahasa Inggris.

Para wartawan lain yang mendengar pertanyaan tersebut langsung tertawa. Insiden ini terjadi saat konferensi pers di Hotel Sama Sama, Sepang pada Selasa, 18 Maret. Hishammuddin pun sempat tertegun mendengar pertanyaan itu. Pejabat Malaysia itu sempat menanyakan nama media tempat Nooten bekerja sebelum menjawab pertanyaan itu.

"Ya, saya bisa konfirmasi bahwa Najib adalah sepupu saya, dan saya tak tahu saya harus dilindungi dari apa," ujar Hishammuddin yang juga menjabat Menteri Pertahanan Malaysia seperti dilansir The Star, Rabu (19/3/2014).

Pertanyaan Nooten pun ramai dibahas di Twitter. "Poor French reporter thought she was on to a global media expose with the cousin question. Kesian (Pity)," demikian kicauan Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Khairy Jamaluddin.

Pemilik akun @th1eves membuat parodi pertanyaan itu dengan mentweet: "Reporter: Are you related to the Prime Minister? Me: Oh man you got me! Thatโ€™s your headline right there!"

Akun Twitter @shafiquedanial pun mempertanyakan apa kaitan pertanyaan tersebut dengan hilangnya pesawat MAS MH370. "Apa kena mengena dengan the missing plane pun tak tahu laah," kicaunya.

Sementara @AzfarRidhwan mengkritik jurnalis Prancis tersebut dengan mengatakan bahwa jawaban dari pertanyaannya itu bisa didapat dari Google. "Dia bukan cuma malas karena tidak mengerjakan PR-nya tapi dia juga bodoh karena berpikir bahwa pertanyaan itu relevan," demikian bunyi tweetnya.


(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads