Dikutip dari Reuters, Selasa (18/3/2014), berikut momen-momen terakhir menghilangnya pesawat tersebut berdasarkan waktu lokal Malaysia:
Pukul 00.41
Pesawat berpenumpang 227 orang dan 12 kru itu berangkat dari Bandara Kuala Lumpur International Airport dan seharusnya mendarat di Beijing pukul 06.30 pagi.
Pukul 01.07
Setelah take off, pesawat sempat mengirim transmisi ACARS tentang data mesin ke maskapai. Namun di waktu ini ada yang menonaktifkannya.
Pukul 01.19
Kopilot Fariq Abdul Hamid mengatakan kalimat terakhir 'All right, good night' kepada pihak Air Traffic Control (ATC).
Pukul 01.21
Transponder pesawat dimatikan tepat di perbatasan Malaysia dan Vietnam. ATC Vietnam belum sempat menerima sinyal dari pesawat. Ternyata pesawat dibelokkan ke arah barat menuju ke Selat Malaka.
Pukul 02.15
Radar militer Malaysia melacak keberadaan pesawat berada di sebelah selatan Pulau Phuket di Selat Malaka.
Pukul 08.11
Komunikasi sinyal yang paling terakhir diterima berdasarkan data satelit. Posisinya berada di antara dua koridor, yakni utara meliputi Thailand ke Kazakhstan, atau selatan dari Indonesia ke selatan Australia.
(mad/nrl)











































