Informasi tersebut dilaporkan oleh media India, Press Trust of India yang mengutip seorang pejabat kepolisian setempat yang enggan disebut namanya. Hal ini menyusul hasil investigasi yang mengindikasikan bahwa MAS MH370 sengaja dialihkan oleh seseorang di dalam pesawat yang memiliki kemampuan penerbangan.
Seperti dilansir Bernama, Selasa (18/3/2014), kelima penumpang asal India tersebut antara lain Chetna Kolekar (55), Swanand Kolekar (23), dan Vinod Kolekar (59) yang merupakan satu keluarga. Kemudian Chandrika Sharma (51) dan Kranti Shirsatha (44).
Selain India, otoritas China juga telah menegaskan bahwa sebanyak 153 warganya yang menjadi penumpang MAS MH370 tidak terbukti terlibat hilangnya pesawat tersebut. Berdasar pemeriksaan latar belakang, tidak ada temuan bukti yang menunjukkan keterlibatan penumpang asal China dalam pembajakan ataupun serangan terorisme atas pesawat MAS MH370.
Menurut daftar manifes yang dirilis pihak maskapai MAS, terdapat 227 penumpang dari 14 negara, termasuk Indonesia, di dalam pesawat MH370. Sedangkan sebanyak 12 awak semuanya berkewarganegaraan Malaysia.
Penyelidikan yang dilakukan kepolisian Malaysia kini difokuskan pada pilot, kopilot, awak dan penumpang serta para staf di lapangan yang terlibat dalam penerbangan MAS MH370. Rumah pilot dan kopilot pesawat tersebut telah digeledah oleh aparat Malaysia untuk mencari petunjuk mengenai dugaan adanya sabotase dalam pesawat tersebut.
(nvc/ita)











































