Tomnod merupakan produk dari perusahaan satelit DigitalGlobe yang memperbolehkan penggunanya untuk membantu misi pencarian via satelit bagi setiap insiden dunia. Cara kerja situs ini disebut juga online crowdsourcing, yakni dengan mengalokasikan setiap penggunanya dengan gambar citra satelit suatu wilayah yang masuk dalam misi pencarian.
Usaha pencarian Kevin dilakukan pada 15 Maret lalu. Lewat koneksi internet yang mumpuni, dia mencari jejak-jejak MH370 yang mungkin berserakan di lautan. Mulai dari kawasan Selat Malaka hingga Samudera Hindia disisir untuk menelusuri Boeing 777-200ER tersebut.
Awalnya, Kevin sempat menemukan titik-titik putih di Selat Malaka. Diduga, itu adalah puing-puing dari pesawat. Tomnod memverifikasi temuan ini dengan koordinatnya.

Temuan kedua, ada di Samudera Hindia. Area ini menarik untuk ditelusuri karena memiliki corak yang aneh. Di area itu, begitu banyak titik putih yang berserakan mirip puing pesawat.
"Coraknya rada aneh, begitu banyak titik putih, tapi membentuk objek yang solid," kata Kevin saat berbincang dengan detikcom, Selasa (18/3/2014).
Titik-titik putih itu kemudian diperbesar dan diperjelas menggunakan program desain milik Kevin. Hasilnya, seperti ada bagian pesawat dan benda seperti besi yang tenggelam.
"Temuan ini sudah saya kirim ke tomnod di akun Facebook mereka," terangnya.
Meski berhasil menemukan objek yang cukup mirip dengan pesawat, Kevin tetap berharap itu bukan MH370. Sebab, bila benar, maka harapan para penumpang masih hidup sudah menipis.
"Saya berharap itu salah, dan pesawat benar dibajak dan para penumpang masih hidup," ungkap pria yang berprofesi di bidang advertising ini.
Temuan Kevin ini sempat membuat heboh media sosial. Banyak pengguna yang menilai bisa jadi foto itu petunjuk penting. Namun belum ada otoritas Malaysia yang memberi konfirmasi soal sejumlah temuan di media sosial.
(mad/nrl)











































