Presiden Ukraina Tegaskan Tak Terima 'Pencaplokan' Crimea

Presiden Ukraina Tegaskan Tak Terima 'Pencaplokan' Crimea

- detikNews
Selasa, 18 Mar 2014 01:49 WIB
Presiden Ukraina Tegaskan Tak Terima Pencaplokan Crimea
ilustrasi: Reuters
Donetsk, - Presiden sementara Ukraina, Oleksandr Turchynov bersumpah tidak akan menerima 'pencaplokan' Crimea oleh Rusia. Dia mengumumkan memperkuat militer negaranya selama kebuntuan dengan Rusia.

Dalam pidatonya di televisi seperti dilansir CNN, Senin (17/3/2014) malam, Turchynov mengatakan pemerintahannya dapat melakukan segala kemungkinan untuk menyelesaikan krisis diplomatik ini. Dia memuji warganya yang menolak menanggapi provokasi Rusia dengan kekerasan.

Turchynov juga mengatakan bisa mengerahkan sebagian kekuatan militer dan mengatakan, "warga Ukraina harus bersatu dalam keluarga besar yang siap melindungi rumahnya," ujarnya.

"Kremlin takut dengan masa depan demokrasi yang kita bangun, dan ini adalah alasan untuk agresi mereka," lanjut Turchynov. "Tapi ini tidak akan menjadi hambatan bagi pembangunan sebuah negara demokrasi," tegas dia

Turchynov berbicara setelah Amerika Serikat dan Uni Eropa menegaskan referendum Crimea ilegal. Para pejabat AS dan Uni Eropa mengumumkan sanksi terhadap para pejabat Rusia dan sekutu mereka di kawasan itu.

Turchynov mengatakan Ukraina bersedia untuk mengadakan pembicaraan dengan Rusia. "Tapi kami tidak pernah akan menerima mencaplok wilayah kita," tegasnya.

Di Washington, Presiden Barack Obama memperingatkan Moskow. "Intervensi militer Rusia di Ukraina hanya akan membuat isolasi terhadap diplomatik Rusia dan berdampak kepada perekonomian Rusia," ujar Obama

(fdn/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads