Mereka yang Diusut Sebagai Terduga Pembajak Pesawat MAS MH370

Mereka yang Diusut Sebagai Terduga Pembajak Pesawat MAS MH370

- detikNews
Senin, 17 Mar 2014 14:07 WIB
Mereka yang Diusut Sebagai Terduga Pembajak Pesawat MAS MH370
Reuters
Jakarta - Seiring dengan pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370, investigasi terhadap siapa yang diduga membajak pesawat itu pun berjalan. Sejumlah orang ada yang jadi fokus penyelidikan. Siapa saja?

Dugaan pembajakan semakin menguat setelah Perdana Menteri Malaysia Najib Razak menggelar jumpa pers soal pesawat tersebut pada Sabtu (15/3/2014) lalu. Dia memastikan ada upaya 'disengaja' untuk menghilangkan pesawat agar tak terlacak dari radar.

Lokasi yang paling kuat diduga sebagai tempat terakhir pesawat ada di Samudera Hindia. Namun luasnya area pencarian membuat keberadaan posisi pesawat itu kini semakin tak jelas.

Dengan menguatnya dugaan pembajakan, spekulasi pun mengarah pada pelakunya. Siapa orang yang bisa mengendalikan pesawat dan tahu cara menerbangkannya tanpa terdeteksi radar? Berikut berbagai kemungkinannya:


Reuters

Pilot dan Kopilot

Otoritas Malaysia kini memfokuskan penyelidikan pada pilot dan kopilot pesawat yang mengangkut 239 orang itu. Mereka adalah Kapten Zaharie Ahmad Shah dan kopilot Fariq Abdul Hamid.

Kepolisian Malaysia saat ini tengah memeriksa latar belakang psikologis pilot dan kopilot tersebut, juga kehidupan dan koneksi keluarga mereka.

Pemeriksaan intensif mengenai latar belakang kedua pilot MAS itu dilakukan setelah Perdana Menteri (PM) Najib Razak memastikan bahwa pesawat MH370 telah dengan sengaja dialihkan ke rute lain. Dalam konferensi pers di Kuala Lumpur hari ini, Najib memastikan bahwa pesawat MAS MH370 memang terus terbang selama berjam-jam setelah menghilang dari radar primer. Disampaikan Najib, hilangnya pesawat tersebut dari layar radar sipil merupakan aksi kesengajaan yang dilakukan seseorang di dalam pesawat.

Dikatakan Najib, gerakan pesawat selama periode menghilang dari radar primer itu, sejalan dengan aksi yang disengaja oleh seseorang di dalam pesawat tersebut. Meski begitu, Najib menegaskan, sejauh ini belum ada konfirmasi bahwa pesawat Boeing 777-200ER tersebut dibajak.

"Meskipun adanya pemberitaan media bahwa pesawat dibajak, saya ingin jelaskan: kami masih menyelidiki semua kemungkinan mengenai apa yang menyebabkan MH370 melenceng dari jalur penerbangan semulanya," ucapnya.

Pilot dan Kopilot

Otoritas Malaysia kini memfokuskan penyelidikan pada pilot dan kopilot pesawat yang mengangkut 239 orang itu. Mereka adalah Kapten Zaharie Ahmad Shah dan kopilot Fariq Abdul Hamid.

Kepolisian Malaysia saat ini tengah memeriksa latar belakang psikologis pilot dan kopilot tersebut, juga kehidupan dan koneksi keluarga mereka.

Pemeriksaan intensif mengenai latar belakang kedua pilot MAS itu dilakukan setelah Perdana Menteri (PM) Najib Razak memastikan bahwa pesawat MH370 telah dengan sengaja dialihkan ke rute lain. Dalam konferensi pers di Kuala Lumpur hari ini, Najib memastikan bahwa pesawat MAS MH370 memang terus terbang selama berjam-jam setelah menghilang dari radar primer. Disampaikan Najib, hilangnya pesawat tersebut dari layar radar sipil merupakan aksi kesengajaan yang dilakukan seseorang di dalam pesawat.

Dikatakan Najib, gerakan pesawat selama periode menghilang dari radar primer itu, sejalan dengan aksi yang disengaja oleh seseorang di dalam pesawat tersebut. Meski begitu, Najib menegaskan, sejauh ini belum ada konfirmasi bahwa pesawat Boeing 777-200ER tersebut dibajak.

"Meskipun adanya pemberitaan media bahwa pesawat dibajak, saya ingin jelaskan: kami masih menyelidiki semua kemungkinan mengenai apa yang menyebabkan MH370 melenceng dari jalur penerbangan semulanya," ucapnya.

Al Qaeda

Reuters
Media online Telegraph edisi Sabtu (15/3) mengutip pengakuan salah seorang tokoh penting Al-Qaeda di pengadilan pekan lalu. Tokoh Al-Qaeda tersebut mengatakan bahwa ada 4-5 orang di Malaysia yang merencanakan mengambil kendali pesawat, dan menggunakan bom yang disembunyikan di sepatu untuk membuka pintu ke ruang pilot.

Tokoh al-Qaeda tersebut mengaku telah bertemu kelompok jihad dari Negeri Jiran, yang salah satunya adalah seorang pilot dari Afghanistan. Seorang ahli hukum dari Inggris yang diwawancarai Telegraph menyebut pengakuan tokoh Al-Qaeda itu sangat kredibel, dan layak ditelusuri.

“Aksi (pembajakan) ini sangat spektakuler, dan membutuhkan waktu yang lama untuk merencanakannya,” kata seorang ahli pertahanan dan keamanan yang menolak disebutkan namanya seperti dikutip detikcom dari Telegraph, Minggu (16/3/2014).

Keterangan sumber Telegraph itu diperkuat oleh pernyataan salah seorang pejabat Malaysia yang turut menyelidiki hilangnya MH370. Menurut dia para penyelidik telah menyimpulkan bahwa ada salah satu pilot atau orang lain yang memiliki pengalaman terbang, telah membajak pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370.

Al Qaeda

Reuters
Media online Telegraph edisi Sabtu (15/3) mengutip pengakuan salah seorang tokoh penting Al-Qaeda di pengadilan pekan lalu. Tokoh Al-Qaeda tersebut mengatakan bahwa ada 4-5 orang di Malaysia yang merencanakan mengambil kendali pesawat, dan menggunakan bom yang disembunyikan di sepatu untuk membuka pintu ke ruang pilot.

Tokoh al-Qaeda tersebut mengaku telah bertemu kelompok jihad dari Negeri Jiran, yang salah satunya adalah seorang pilot dari Afghanistan. Seorang ahli hukum dari Inggris yang diwawancarai Telegraph menyebut pengakuan tokoh Al-Qaeda itu sangat kredibel, dan layak ditelusuri.

“Aksi (pembajakan) ini sangat spektakuler, dan membutuhkan waktu yang lama untuk merencanakannya,” kata seorang ahli pertahanan dan keamanan yang menolak disebutkan namanya seperti dikutip detikcom dari Telegraph, Minggu (16/3/2014).

Keterangan sumber Telegraph itu diperkuat oleh pernyataan salah seorang pejabat Malaysia yang turut menyelidiki hilangnya MH370. Menurut dia para penyelidik telah menyimpulkan bahwa ada salah satu pilot atau orang lain yang memiliki pengalaman terbang, telah membajak pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370.

Penumpang Berpaspor Curian

Channel News Asia
Meski sudah dibantah soal dugaan keterlibatan dalam teroris, dua penumpang berpaspor curian tetap diselidiki. Terutama terkait latar belakang mereka.

Penyidik CIA dan tim kontraterorisme Amerika Serikat masih menelusuri Pouria Nour Mohammad Mehran Mehdad (19) dan rekannya Delavar Seyed Mohammad Madreza (29). Peran mereka di pesawat itu akan dipastikan.

Dua orang pemuda itu mampu melewati cek di konter Imigrasi menggunakan paspor milik Luigi Maraldi dan Christian Kozel. Paspor kedua pria misterius yang berhasil ikut dalam penerbangan Malaysia Airlines MH370 itu tidak dalam daftar tersangka (Suspect List/SL) di International Criminal Police Organisation (Interpol).

Penumpang Berpaspor Curian

Channel News Asia
Meski sudah dibantah soal dugaan keterlibatan dalam teroris, dua penumpang berpaspor curian tetap diselidiki. Terutama terkait latar belakang mereka.

Penyidik CIA dan tim kontraterorisme Amerika Serikat masih menelusuri Pouria Nour Mohammad Mehran Mehdad (19) dan rekannya Delavar Seyed Mohammad Madreza (29). Peran mereka di pesawat itu akan dipastikan.

Dua orang pemuda itu mampu melewati cek di konter Imigrasi menggunakan paspor milik Luigi Maraldi dan Christian Kozel. Paspor kedua pria misterius yang berhasil ikut dalam penerbangan Malaysia Airlines MH370 itu tidak dalam daftar tersangka (Suspect List/SL) di International Criminal Police Organisation (Interpol).

Kru dan Penumpang Lain

Reuters
Selain pilot, kru dan staf, pihak kepolisian Malaysia juga mendalami profil setiap penumpang di MH370. Hal itu untuk mencari petunjuk terkait hilangnya pesawat Boeing yang membawa 239 penumpang tersebut.

"Pemeriksaan latar belakang penumpang penerbangan MH370 untuk mendapatkan petunjuk terkait hilangnya pesawat tersebut," ujar kepala polisi di Malaysia, Khalid Abu Bakar.

Namun pihak kepolisian Malaysia menyesalkan tidak semua negara mengizinkan informasi penumpangnya dibuka. Padahal, informasi tersebut dianggap dapat membantu mengetahui keberadaan pesawat jet tersebut.

Sejumlah orang meyakini kalau pesawat tersebut telah dialihkan seseorang. Orang itu dianggap dapat menonaktifkan komunikasi dan menghindar dari sistem pelacakan radar sipil. Malaysia sendiri telah memperluas daerah pencarian.

Menurutnya keberadaan pesawat sempat tertangkap radar setelah tujuh jam penerbangan. Ia menambahkan pesawat tersebut berada di luar jangkauan radar militer milik Malaysia.

"Sinyal terakhir tertangkap di lepas pantai barat menuju India," tutupnya.

Kru dan Penumpang Lain

Reuters
Selain pilot, kru dan staf, pihak kepolisian Malaysia juga mendalami profil setiap penumpang di MH370. Hal itu untuk mencari petunjuk terkait hilangnya pesawat Boeing yang membawa 239 penumpang tersebut.

"Pemeriksaan latar belakang penumpang penerbangan MH370 untuk mendapatkan petunjuk terkait hilangnya pesawat tersebut," ujar kepala polisi di Malaysia, Khalid Abu Bakar.

Namun pihak kepolisian Malaysia menyesalkan tidak semua negara mengizinkan informasi penumpangnya dibuka. Padahal, informasi tersebut dianggap dapat membantu mengetahui keberadaan pesawat jet tersebut.

Sejumlah orang meyakini kalau pesawat tersebut telah dialihkan seseorang. Orang itu dianggap dapat menonaktifkan komunikasi dan menghindar dari sistem pelacakan radar sipil. Malaysia sendiri telah memperluas daerah pencarian.

Menurutnya keberadaan pesawat sempat tertangkap radar setelah tujuh jam penerbangan. Ia menambahkan pesawat tersebut berada di luar jangkauan radar militer milik Malaysia.

"Sinyal terakhir tertangkap di lepas pantai barat menuju India," tutupnya.
Halaman 2 dari 10
(mad/nrl)


Berita Terkait