Pemerintah Malaysia telah mengungkapkan secara resmi hasil investigasi, yang mengindikasikan pesawat tersebut sengaja dialihkan penerbangan hingga menyimpang dari rute seharusnya, Kuala Lumpur-Beijing. Radar militer juga menangkap jejak pesawat yang terus mengudara selama beberapa jam setelah hilang kontak.
Ada dua kemungkinan jalur baru yang ditempuh pesawat tersebut, yakni mengarah ke koridor utara kawasan Asia Tengah mulai dari perbatasan Kazakhstan dan Turkmenistan menuju Thailand utara. Atau mengarah ke koridor selatan mulai dari Indonesia menuju Samudera Hindia bagian selatan.
Australia menerima tanggung jawab untuk memimpin pencarian di koridor selatan. Perdana Menteri Australia Tony Abbott menyatakan, dirinya menanggapi permintaan langsung dari Perdana Menteri Malaysia Najib Razak.
"Dia (PM Najib) meminta Australia untuk menjalankan tanggung jawab pencarian di koridor selatan, yang diyakini otoritas Malaysia menjadi jalur penerbangan pesawat tersebut," ujar PM Abbott kepada parlemen Australia seperti dilansir AFP, Senin (17/3/2014).
"Saya setuju kita akan melakukannya. Saya menawarkan kepada PM Malaysia pengawasan maritim tambahan yang kemudian dia terima dengan ucapan terima kasih," imbuhnya.
Abbott menambahkan, kini Menteri Pertahanan Australia dan juga Malaysia tengah membahas pelaksanaan hal tersebut. "Australia akan melakukan tugasnya dalam hal ini. Akan melakukan tugas kami untuk memastikan tanggung jawab pencarian dan penyelamatan tetap terjaga baik dan berjalan," tuturnya.
"Dan kami akan melakukan tugas kami demi keluarga dari 239 orang yang ada di dalam pesawat, yang masih hancur dengan tidak adanya keluarga mereka dan yang masih sedih dengan misteri yang tidak bisa dipahami ini," tandas PM Abbott.
Australia mengerahkan dua pesawat pengintai Orion untuk membantu pencarian pesawat MAS MH370, yang kini difokuskan juga di wilayah Samudera Hindia.
Dari 227 penumpang dan 12 awak yang ada di dalam pesawat MAS MH370, sebanyak 6 penumpang di antaranya merupakan warga negara Australia. Keluarga penumpang hingga kini masih terus berharap agar keluarga tercinta mereka yang ada di dalam pesawat tersebut masih hidup.
(nvc/ita)











































