Di tengah upaya pencarian, berbagai analisis hilangnya pesawat tipe Boeing 777-200 ini mengarah pada tindakan pembajakan, sabotase dan terorisme. Salah satu dugaan sementara adalah sang kapten pesawat yaitu Kapten Zaharie Ahmad Shah (53). Zaharie diketahui sebagai pendukung partai oposisi Malaysia yang dipimpin oleh Anwar Ibrahim.
Zaharie diduga membajak pesawatnya sendiri sebagai bentuk protes politiknya. Namun dugaan ini belum bisa dipastikan hingga pesawat ditemukan kelak, walau penyidik telah memeriksa kediaman Zaharie dan kerabat serta keluarganya.
Salah satunya dengan memeriksa rekaman CCTV Bandara Kuala Lumpur, lokasi terakhir Zaharie menginjakan kaki di daratan, seperti yang dilansir Sydney Morning Herald, Senin (17/3/2014). Rekaman CCTV menampilkan Zaharie dan Co-pilotnya Fariq Abdul Hamid melewati pemeriksaan metal detector. Begitu juga dengan tas yang dibawa keduanya, dipindai menggunakan X-ray.
Dalam rekaman tersebut, Zaharie diperiksa secara manual setelah melewati metal detector. Zaharie mengangkat kedua tangannya sejajar dengan bahu. Ia mengenakan seragam pilot lengkap dengan jas dan dasi.
Saat melalui metal detector, posisi Fariq ada di belakangnya. Keduanya kemudian mengambil tas mereka dari mesin X-ray. Rekaman ini adalah jejak terakhir Zaharie sejak ia menerbangkan MH370 dan menghilang pada Sabtu (8/3) lalu.
(vid/jor)











































