"Dia (Zaharie) adalah anggota PKR sejak 23 Januari tahun lalu dan berkampanye untuk kita selama pemilu. Namun itu tak relevan dengan kasus," kata Sivarasa dalam jumpa pers seperti diberitakan The Star, Minggu (16/3/2014).
Sivarasa merespons berita media Inggris Daily Mail yang mengaitkan Zaharie dengan PKR dan Anwar Ibrahim. Media tersebut mendapat informasi kalau Zaharie sempat mendatangi sidang kasus dugaan sodomi Anwar. Dalam sidang tersebut, Anwar divonis lima tahun penjara.
Mengutip sumber di kepolisian, Mail menduga Shah kecewa dengan keputusan tersebut. Hingga akhirnya dia melampiaskannya pada pesawat Boeing 777-200 ER yang dikemudikannya ke Beijing.
Rekan kerja Zaharie mengatakan kepada penyidik, pilot veteran itu memang seorang aktivis sosial dan politik yang cukup vokal mendukung Anwar. Kepada rekannya, Shah sempat mengatakan hendak menghadiri sidang Anwar sebelum terbang.
Menanggapi laporan Daily Mail, Sivarasa menganggapnya tidak akurat dan tak substantif dengan kasus pesawat hilang. Apalagi bila dikaitkan dengan pembajakan.
"Walaupun saya tidak di sana, saya bisa bilang Zaharie tidak ada di sana. Jika ada, saya pasti akan diberi tahu," jawabnya.
Dikutip dari situs resmi PKR, Anwar Ibrahim saat ini duduk sebagai ketua umum, sementara presiden partai dipegang oleh Wan Azizah Ismail, yang tak lain adalah istrinya.
(mad/try)










































