Diberitakan media tersebut, Minggu (16/3/2014), Zaharie diduga membajak pesawatnya sendiri sebagai bentuk protes politik yang 'aneh'. Dia disebut-sebut menyimpan kekecewaan mendalam pada pemerintah yang berkuasa saat ini.
Mail menulis beberapa jam sebelum terbang, Zaharie sempat mendatangi sidang kasus dugaan sodomi yang dilakukan oleh Anwar. Dalam sidang banding yang diajukan pemerintah Malaysia itu, Anwar dinyatakan bersalah dan dihukum penjara selama lima tahun. Bagi Anwar, putusan itu bernuansa politis untuk mengganjal jalannya di dunia politik.
Mengutip sumber di kepolisian, Mail menduga Shah kecewa dengan keputusan tersebut. Hingga akhirnya dia melampiaskannya pada pesawat Boeing 777-200 ER yang dikemudikannya ke Beijing.
Rekan kerja Zaharie mengatakan kepada penyidik, pilot veteran itu memang seorang aktivis sosial dan politik yang cukup vokal mendukung Anwar. Kepada rekannya, Shah sempat mengatakan hendak menghadiri sidang Anwar sebelum terbang.
(mad/try)










































