Mengutip abcnews, Jumat (14/3/2014), ulah geng motor bersenjata ini dipicu konflik lahan. Peristiwa keji ini terjadi pada Rabu (12/3) malam waktu setempat.
Menurut keterangan saksi mata, hingga Kamis malam waktu setempat, penduduk yang selamat dari insiden itu masih melakukan penguburan jenazah. Sejumlah saksi melihat ada beberapa pria berseragam militer diantara anggota geng motor itu.
Konflik lahan ini berlatar belakang sektarian. Konflik ini telah lama terjadi. Sebelumnya belasan orang juga telah menjadi korban akibat peristiwa ini. Dan kali ini adalah yang terburuk.
"Misi mereka adalah memusnahkan seluruh desa," terang Ismail warga desa Maigora.
(dha/vid)











































