Pejabat militer India menyebutkan bahwa otoritas militer setempat menggelar rapat pada hari ini untuk menentukan koordinasi operasi pencarian dengan negara lain. Koordinasi ini perlu dilakukan mengingat pencarian pesawat MAS MH370 tersebut melibatkan 12 negara dengan 42 kapal dan 39 pesawat.
"Detailnya masih disusun," terang juru bicara pangkalan laut Port Blair, Harmeet Singh seperti dilansir Reuters, Kamis (13/3/2014).
Sejak Rabu (12/3), pesawat Dornier milik patroli pantai India telah melakukan pencarian di sebelah timur Kepulauan Andaman, sesuai dengan instruksi otoritas India. Namun pencarian ini tidak membuahkan hasil.
Pesawat jenis Boeing 777-200 tersebut membawa 227 penumpang dan 12 awak ketika hilang kontak pada Sabtu (8/3) dini hari lalu. Lokasi terakhir pesawat tersebut yang berhasil terdeteksi petugas air traffic control (ATC) berada di antara pantai timur Malaysia dan juga wilayah Vietnam.
Sudah 6 hari berlalu, namun keberadaan pesawat ini dan juga puing-puing yang menjadi petunjuk keberadaannya tidak berhasil ditemukan. Sempat muncul harapan dengan adanya temuan semacam benda mencurigakan dan juga alat keselamatan. Namun kemudian dinyatakan bahwa benda-benda tersebut tidak berasal dari pesawat MAS MH370 yang hilang.
Operasi pencarian dilakukan secara besar-besaran dengan melibatkan banyak negara, bahkan telah diperluas hingga ke Laut Andaman yang ada di sebelah barat Semenanjung Malaysia. Teori terbaru yang muncul disampaikan oleh pejabat Amerika Serikat yang memprediksi pesawat ini masih mengudara selama 4 jam setelah hilang kontak.
Namun teori tersebut buru-buru dibantah oleh otoritas Malaysia dalam konferensi pers yang digelar Kamis (13/3) ini.
(nvc/ita)











































