Dikutip dari CNN, Kamis (13/3/2014), Wali Kota New York, Bill de Blasio mengatakan, ada laporan kebocoran gas yang masuk 15 menit sebelum kejadian. "(Laporan) itu menjadi satu-satunya indikasi bahaya," ujar de Blasio di lokasi kejadian.
Petugas yang berwenang untuk memperbaiki kebocoran itu memang datang. Namun ledakan keburu terjadi.
Korban tewas hingga saat ini sudah mencapai dua orang dan 18 orang terluka. Termasuk seorang bocah yang kondisinya sangat kritis. Namun jumlah itu dikhawatirkan masih akan terus bertambah.
Pemadam kebakaran sudah berada di lokasi dan menyiramkan air ke arah bangunan yang diduga terbakar. Asap putih terlihat mengepul dengan intensitas tinggi ke lingkungan sekitar gedung yang terletak di jalan 116th and Park.
Sistem transportasi kereta bawah tanah di Stasiun Grand Central New York dihentikan sementara oleh pihak keamanan. Polisi, pemadam kebakaran, dan petugas medis sudah di lokasi untuk mengevakuasi para korban luka.
(mok/mok)










































