Pilot dan Kopilot Bawa Wanita ke Kokpit, Bos MAS: Itu Tidak Dibenarkan

Laporan dari Malaysia

Pilot dan Kopilot Bawa Wanita ke Kokpit, Bos MAS: Itu Tidak Dibenarkan

- detikNews
Rabu, 12 Mar 2014 19:28 WIB
Pilot dan Kopilot Bawa Wanita ke Kokpit, Bos MAS: Itu Tidak Dibenarkan
foto: Ramdhan/detikcom
Kuala Lumpur - Pengakuan mengejutkan datang seorang wanita dari Afrika Selatan. Bersama rekannya, dia mengaku pernah diajak ke kokpit saat terbang oleh pilot dan kopilot Malaysia Airlines. Apa reaksi pihak maskapai soal ini?

"Itu tidak dapat dibenarkan secara prosedur," kata CEO Malaysia Airlines, Ahmad Jauhari Yahya, saat jumpa pers di Hotel Sama-sama, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (12/3/2014).

Kopilot yang membawa wanita itu ternyata bertugas di pesawat MH370 yang hilang. Dia adalah Fariq Abdul Hamid (27). Menanggapi hal ini, lagi-lagi CEO Malaysia Airlines melarangnya.

"Sepatutnya itu tidak berlaku," sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Ahmad juga mengklarifikasi soal simpang siur informasi tentang 4 penumpang yang check in tapi tak ikut terbang bersama MH370. Dia memastikan memang ada empat penumpang yang membatalkan, namun digantikan oleh 4 penumpang lain yang standby.

Jonti Roos, wanita pirang asal Afsel, mengungkapkan dia dan temannya, Jaan Maree, pernah diajak masuk ke ruang kokpit oleh Hamid dan rekan pilotnya saat dalam penerbangan dari Phuket, Thailand menuju Kuala Lumpur, Malaysia pada tahun 2011 lalu. Menurut Roos, mereka terus berada di ruang kokpit selama penerbangan berlangsung.

Bukan cuma itu, kopilot dan rekan pilotnya saat itu juga merokok di dalam ruangan kokpit! Hal ini diungkapkan langsung oleh Jonti Roos dalam wawancara dengan Channel Nine seperti dilansir Sydney Morning Herald, Rabu (12/3/2014).

Diungkapkan Roos, kedua pilot saat itu juga sempat meminta mereka untuk tinggal lebih lama di Kuala Lumpur, Malaysia sehingga mereka bisa pergi bersama-sama.

Media A Current Affair, yang masih satu jaringan dengan media ternama Australia, Nine Network merilis foto-foto mereka yang diambil saat penerbangan dari rute Phuket, Thailand menuju Kuala Lumpur, Malaysia pada tahun 2011 lalu.

(rmd/mad)


Berita Terkait