Wakil Menteri Pertanian dan Industri Asas Tani Datuk Tajuddin Abdul Rahman menyatakan, lebih dari 20 ribu nelayan kini terlibat dalam upaya pencarian di pantai timur dan pantai barat Malaysia. Demikian seperti dilansir New Straits Times, Rabu (12/3/2014).
"Para nelayan akan melakukan yang terbaik untuk membantu mencari pesawat yang hilang. Meskipun ribuan kapal telah dikerahkan dan tidak ada satupun yang berhasil ditemukan, kami tidak akan menyerah," ucap Tajuddin.
Tajuddin menambahkan, penggunaan sonar pada kapal-kapal yang melakukan pencarian tersebut bisa membantu pencarian puing-puing dan jika sesuatu ditemukan di dalam laut, maka nelayan akan mengunci posisi koordinatnya dan meminta pihak terkait untuk mendatangi lokasi.
Sebelumnya nelayan Malaysia sempat menemukan life raft atau alat keselamatan pesawat di perairan Malaysia. Diduga kuat benda tersebut berasal dari pesawat MAS MH370 yang hilang.
Life raft berwarna oranye dan hitam itu ditemukan di titik 10 mil laut dari Port Dickson, Malaysia. Yang menarik ada tulisan 'boarding' di bagian alat tersebut. Salah seorang nelayan, Azman Muhamad (40), mengatakan, alat itu ditemukan mengambang di lautan. Dia langsung mengabarkannya ke Malaysian Maritime Enforcement Agency (MMEA) di Kuala Linggi, Malaka, untuk meminta bantuan karena alat itu sangat berat.
Saat kapal MMEA datang, para nelayan menyerahkan life raft itu. Namun sayangnya saat proses penyerahan, alat itu malah tenggelam karena saking beratnya.
(nvc/ita)











































