Pernyataan tersebut disampaikan Brennan saat menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti pertemuan Dewan Hubungan Luar Negeri di Washington, DC, Selasa (11/3/2014).
Dilansir AFP, Brennan menyatakan saat ini beragam spekulasi muncul terkait misteri hilangnya MH 370 yang lepas landas dari Kuala Lumpur untuk menuju ke Beijing, Sabtu (8/2/2014) akhir pekan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Brennan tidak merinci lebih lanjut ucapannya itu. Namun, ketika ditegaskan mengenai dugaan aksi teror di balik hilangnya pesawat yang mengangkut 239 orang itu, Brennan mengatakan dirinya tidak mengesampingkan hal tersebut.
"Tidak, saya tidak mengesampingkan itu," jawab Brennan.
Mantan penasihat kontra-terorisme Presiden Barack Obama ini mengatakan, masih terlalu dini untuk menyimpulkan tidak adanya aksi terorisme dalam hilangnya pesawat Malaysia Airlines tersebut.
"Jelas ini masih menjadi misteri," ujarnya.
Brennan memiliki indikasi sendiri hingga dirinya enggan mengesampingkan adanya aksi terorisme di dalam pesawat Malaysia Airlines, seperti transponder pesawat yang berhenti memancarkan sinyal serta peran kedua orang yang membawa paspor curian.
(ahy/iqb)











































