Diberitakan Bernama, Selasa (11/3/2014), Deputi asosiasi nelayan Kuala Kedah, Mohd Sam Mohd Zuki mengatakan, teknologi sonar biasanya untuk menangkap ikan. Namun untuk kali ini, bisa saja dipakai untuk mencari pesawat.
Sedikitnya 30 kapal nelayan sudah beropeasi di zona C dan C2 di sekitar perairan Malaka.
"Alat ini (sonar), bisa mendeteksi panas di pesawat itu. Kami juga memakai GPS," kata Zuki kepada reporter.
Selain nelayan, tim pemadam kebakaran juga turun tangan mencari pesawat tersebut. Sekitar 100 personel diterjunkan ke lokasi di sekitar Kuantan dan Langkawi.
(mad/ahy)











































