Keluarga Penumpang Pesawat Malaysia Airlines Tak Putus Harapan

Keluarga Penumpang Pesawat Malaysia Airlines Tak Putus Harapan

- detikNews
Selasa, 11 Mar 2014 18:08 WIB
Keluarga Penumpang Pesawat Malaysia Airlines Tak Putus Harapan
Keluarga penumpang MAS (Reuters)
Beijing - Berhari-hari menunggu kabar tentang orang-orang tercinta yang menjadi penumpang pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370, keluarga penumpang masih belum kehilangan harapan. Sebagian besar berharap ada keajaiban bahwa keluarga mereka selamat.

"Saya harap ini pembajakan, maka masih ada harapan bahwa saudara sepupu saya selamat," harap seorang pria bermarga Su yang menunggu kabar perkembangan terbaru dari insiden MAS, seperti dilansir AFP, Selasa (11/3/2014).

Sebagian keluarga dan kerabat dari 153 penumpang pesawat MAS asal China berkumpul di Lido Hotel yang ada di dekat Bandara Beijing. Sebagian lainnya memutuskan terbang ke Kuala Lumpur, Malaysia bersama pihak Malaysia Airlines dan menunggu perkembangan di sana.

"Paman dan bibi saya mengalami masa-masa yang emosional, mereka tidak makan, tidak minum dan tidak tidur dan tidak bisa datang kemari. Mereka membutuhkan bantuan kami. Kami terus memberitahu mereka kebohongan -- menekankan hal positif di balik semua ini -- untuk menjaga semangat hidup mereka," ucap Su yang berumur 20 tahun.

Sementara itu di dalam ballroom hotel tersebut, anggota keluarga penumpang terlihat duduk di kursi yang disediakan sambil menyimak televisi yang terus menayangkan berita soal insiden Malaysia Airlines ini.

Selama 4 hari semenjak dinyatakan hilang kontak, muncul laporan mengenai ceceran minyak dan keberadaan puing-puing di lautan yang sempat diharapkan menjadi titik terang insiden ini. Namun belakangan dinyatakan bahwa semua hal tersebut tidak berasal dari pesawat jenis Boeing 777-200 yang hilang kontak.

"Penantian seperti ini sangat menyiksa. Kami mendapat perkembangan informasi yang lamban, yang membuat situasi makin buruk," ucap seorang pria bermarga Liu yang merupakan anggota keluarga penumpang asal China lainnya. Saudara laki-laki Liu berada dalam penerbanga MH370 tersebut.

Kekosongan informasi ini mau tidak mau memicu banyak spekulasi dan juga rumor. Salah satunya yang dimuat oleh sejumlah media China soal keluarga penumpang yang mengakui mendengar nada sambung saat menghubungi telepon genggam milik keluarga mereka yang ada di pesawat tersebut.

"Ini seharusnya menjadi petunjuk dan tidak diabaikan begitu saja. Pihak maskapai bahkan tidak menggunakan teknologi untuk mencari sinyal pesawat," cetus seorang pria asal Beijing bermarga Chen. Saudara sepupu Chen ada di dalam pesawat tersebut.

"Bahkan jika mereka mengesampingkan kemungkinan bahwa sambungan telepon tersebut tersambung, itu akan lebih baik bagi keluarga. Karena setidaknya kami tidak berpegang pada harapan palsu," tandasnya.


(nvc/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini