Kloter pertama keluarga penumpang asal China tiba di Kuala Lumpur pada Selasa (11/3) pagi. Kloter pertama tersebut terdiri atas 9 warga China dan 3 warga India. Mereka diinapkan di Cyberview Lodge Resort and Spa yang ada di dekat bandara.
Media setempat, The Star, Selasa (11/3/2014), melaporkan bahwa enam warga China di antaranya sempat meneriaki wartawan ketika mereka dikawal dari kamar ke restoran hotel untuk makan siang. Wartawan memang senantiasa mengikuti mereka semenjak mereka menginjakkan kaki di Kuala Lumpur.
"Permisi, tinggalkan mereka! Ada wanita hamil di sini!" teriak salah satu petugas yang mengawal anggota keluarga penumpang. Beberapa keluarga penumpang lainnya enggan disorot kamera dan memilih menutup wajah mereka.
Para anggota keluarga penumpang pesawat MAS ini didampingi oleh sekelompok konselor yang bertugas memberikan layanan konseling kepada keluarga penumpang. Datang bersama mereka sejumlah pejabat dari Kementerian Luar Negeri China, Kementerian Keamanan Publik, Kementerian Transportasi dan Otoritas Penerbangan Sipil China (CAAC).
Pesawat Boeing 777-200 tersebut menghilang sejak Sabtu (8/3) dini hari, usai lepas landas dari Kuala Lumpur, Malaysia. Pesawat yang membawa 227 penumpang dan 12 awak ini dijadwalkan mendarat di Beijing pada Sabtu (8/3) pukul 06.30 waktu setempat. Namun hingga sekarang tidak diketahui keberadaannya.
Penumpang pesawat tersebut berasal dari 14 negara, dengan sebagian besar berasal dari China dan Malaysia.
(nvc/ita)











































