Tim dari Badan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB) telah berada di kawasan Asia Tenggara untuk memberikan bantuan dalam misi pencarian pesawat Boeing 777-200 tersebut. Pihak Boeing menyatakan mereka akan bertindak sebagai penasihat teknis bagi tim tersebut.
Demikian seperti dilansir Channel News Asia, Selasa (11/3/2014).
Model pesawat Boeing 777 yang hilang pada Sabtu (8/3) dini hari lalu merupakan jenis pesawat yang selama ini terkenal paling aman. Sejak diperkenalkan ke publik pada tahun 1995 lalu, baru sekali pesawat jenis Boeing 777 ini mengalami kecelakaan fatal.
Insiden tersebut terjadi pada Juli 2013 lalu, ketika pesawat Boeing 777-200 yang dioperasikan oleh maskapai Korea Selatan, Asiana Airlines tergelincir saat mendarat di bandara San Fransisco dan menewaskan 3 orang.
Pesawat dengan bodi lebar dan bermesin ganda ini paling banyak digunakan untuk mengangkut penumpang oleh maskapai dunia. Pesawat Malaysia Airlines yang hilang ini mengangkut 227 penumpang dan 12 awak.
Dalam pernyataannya, pihak Boeing menyatakan keprihatinannya kepada keluarga penumpang pesawat yang hingga kini belum diketahui nasibnya.
(nvc/ita)











































