Belum Ada Rekam Jejak Mencurigakan dari 2 Pengguna Paspor Curian di MAS

Belum Ada Rekam Jejak Mencurigakan dari 2 Pengguna Paspor Curian di MAS

- detikNews
Selasa, 11 Mar 2014 11:10 WIB
Belum Ada Rekam Jejak Mencurigakan dari 2 Pengguna Paspor Curian di MAS
Imigrasi di Malaysia (reuters)
Kuala Lumpur - Otoritas Malaysia sudah menyebar foto dan data biometrik dari dua pengguna paspor curian yang naik di pesawat Malaysia Airlines MH370. Hasil penelusuran sementara, belum ditemukan rekam jejak mencurigakan dari kedua sosok misterius tersebut.

Diberitakan CNN, Selasa (11/3/2014), seorang sumber dari lingkungan penegak hukum memastikan belum ada yang perlu dikhawatirkan dari sosok dua pria yang disebut oleh otoritas Malaysia mirip dengan pesepakbola AC Milan Mario Balotelli tersebut. Meski begitu, penelusuran lebih mendalam tetap dilakukan.

FBI juga sedang serius memeriksa database mereka terkait dugaan aksi terorisme. Dua profil pria yang menggunakan paspor milik Luigi Maraldi (WN Italia) dan Christian Kozel (WN Austria) tersebut tetap akan terus digali. Data sidik jari mereka sudah disebar ke seluruh tim intelijen dunia.

Pelaksana Tugas Menteri Transportasi Datuk Seri Hishammudin Hussein, seperti dilansir media setempat The Star, Selasa (11/3/2014), menyatakan segera melansir foto kedua pria mencurigakan itu ke media.

"Seluruh informasi yang relevan tengah didalami oleh badan intelijen terkait. Masih terlalu dini untuk merilis informasi apa pun saat ini," imbuhnya.

Berbagai spekulasi muncul soal ciri-ciri kedua pria misterius tersebut. Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Malaysia Datuk Seri Dr Ahmad Zahid Hamidi menyebut bahwa kedua pria tersebut tampak seperti keturunan Asia. Namun pejabat yang telah menyaksikan rekaman CCTV bandara Kuala Lumpur menyebut kedua pria tersebut memiliki ras Kaukasia. Sedang informasi terakhir menyebut pria itu seperti Balotelli, penyerang AC Milan yang berkulit hitam.

Inspektur Jenderal Polisi Tan Sri Khalid Abu Bakar menyatakan pihaknya baru berhasil mengidentifikasi satu pria di antaranya yang diyakini bukan warga negara Malaysia dan juga bukan berasal dari wilayah Xinjiang, China yang merujuk pada dugaan serangan teror dari kelompok militan di wilayah tersebut.

"Kami masih berusaha mengidentifikasi tersangka lainnya," tutur Khalid kepada wartawan

(mad/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads