Pemerintah Malaysia menyambut baik bantuan ini asalkan metode yang mereka gunakan tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Sejak hilang pada Sabtu (8/3) dini hari lalu, keberadaan pesawat yang membawa 227 penumpang dan 12 awak tersebut masih misterius.
"Kami mengapresiasi semua jenis bantuan...tapi ketika mulai menyinggung hal mistis, metode yang digunakan harus sesuai dengan ajaran Islam," ucap Menteri pada Departemen Perdana Menteri Datuk Seri Jamil Khir Baharom seperti dilansir Bernama, Selasa (11/3/2014).
Pada Senin (10/3), seorang dukun lokal yang cukup terkenal bernama Ibrahim Mat Zin datang ke Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA). Ibrahim mengklaim dirinya diundang oleh salah satu pemimpin negara tersebut dan diminta untuk membantu mencari pesawat Malaysia Airlines dengan menggunakan metode spiritual.
Setelah melakukan ritual doa-doa di pintu masuk KLIA, Ibrahim menuturkan bahwa pesawat tersebut masih mengudara atau telah jatuh ke lautan.
Pesawat MAS dengan nomor penerbangan MH370 menghilang saat mengudara dari Kuala Lumpur menuju Beijing, China. Pesawat Boeing 777-200 tersebut dijadwalkan mendarat di Beijing pada Sabtu (8/3) pukul 06.30 waktu setempat, namun sampai sekarang tidak diketahui keberadaannya.
(nvc/ita)











































