"Saya akan mengusulkan ide ini untuk membuat database paspor hilang ke pemimpin Royal Thai Police Jenderal Adul Saengsingkaew," kata Menteri Luar Negeri Thailand Surapong Tovichakchaikul seperti yang dikutip dari thestar.com.my, Selasa (11/3/2014).
Database itu direncanakan untuk memfasilitasi pelaporan paspor yang hilang atau dicuri sehingga dapat digunakan interpol untuk penyelidikan terkait. "Ini akan memungkinkan interpol untuk menyelidiki paspor hilang di Thailand," ujar Surapong.
Thailand menjadi sorotan di tengah upaya pencarian pesawat Boeing 777-200 yang hilang di perairan Laut China Selatan tersebut. Hal ini karena dua penumpang pesawat itu menggunakan paspor yang dilaporkan hilang dan diduga terkait jaringan pencurian paspor.
Surapong berharap, penggunaan paspor oleh dua orang yang terekam CCTV Bandara Kuala Lumpur itu tak berdampak buruk terhadap pariwisata setempat. Belum lagi diberitakan, pengguna paspor curian itu membeli tiket penerbangan dari objek wisata terkenal dari Thailand, yaitu Pattaya.
"Masyarakat harus terlebih dahulu menunggu hasil investigasi sebelum berspekulasi soal terorisme," ujar Surapong.
Surapong juga menyatakan pemerintah Thailand siap memberikan dukungan dan bantuan untuk menemukan pesawat yang telah hilang lebih dari 72 jam itu.
(vid/kff)










































