Bertemu Pejabat China, Keluarga Penumpang MAS MH370 Marah-marah

Bertemu Pejabat China, Keluarga Penumpang MAS MH370 Marah-marah

- detikNews
Senin, 10 Mar 2014 17:01 WIB
Bertemu Pejabat China, Keluarga Penumpang MAS MH370 Marah-marah
(Foto: Straits Times)
Beijing - Para keluarga penumpang Malaysia Airlines (MAS) MH370 yang masih hilang yang berada di China menggelar pertemuan dengan pihak MAS dan pejabat perhubungan China. Keluarga yang frustasi malah marah-marah dalam pertemuan itu.

Sekitar 200 orang keluarga penumpang MAS MH370 dikumpulkan di Hotel Metropark Lido, dekat Beijing Capital International Airport (BCIA). Mereka ditemui pejabat MAS, pejabat Kementerian Perhubungan China dan pejabat Administrasi Penerbangan Sipil China, demikian seperti dilansir Straits Times, Senin (10/3/2014).

Para pejabat yang menemui keluarga meyakinkan mereka bahwa pihak MAS dan China melakukan apa saja demi mencari pesawat rute Kuala Lumpur-Beijing yang hilang pada Sabtu (8/3) dini hari lalu. Alih-alih mencari solusi, para keluarga ini malah marah-marah.

"Ke mana saja Anda selama ini?!" kata seorang kerabat penumpang yang berteriak.

"Beritahu kami, seberapa besar peluang bertahan para penumpang itu!" timpal yang lain.

Beberapa orang kerabat penumpang malah meminta penjelasan langsung dari para pejabat itu apakah pesawat yang ditumpangi kerabat mereka dibajak dan meminta Pemerintah China meluaskan operasi SAR di darat, dari pada hanya fokus mencari di perairan dekat Vietnam.

Permintaan pencarian di daratan ini karena beberapa dari mereka mencoba menghubungi nomor telepon penumpang dengan nada tersambung, membuktikan kalau jatuhnya di darat, bukan di laut.

Para pejabat yang menemui lantas mengatakan bahwa tidak ada tanda-tanda indikasi teroris. Setelah 25 menit pertemuan itu, para pejabat pun keluar dengan tergesa dari ruang pertemuan, meski keluarga memerintahkan mereka untuk tinggal di dalam ruangan.

Seorang perempuan berteriak dalam bahasa Mandarin, "wu neng de zheng fu!", yang berarti "Pemerintah tidak berguna!"

China telah mengirimkan sembilan kapal AL untuk mencari pesawat MAS dan juga mengirim pejabat dari berbagai kementerian untuk membantu anggota keluarga yang bepergian ke Malaysia dan juga untuk menyelidiki paspor yang dicuri.

(nwk/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads