Terdapat 239 orang di dalam pesawat tersebut terdiri dari 227 penumpang dan 12 awak pesawat. Mereka berasal dari 15 negara yang berbeda.
Maskapai MAS kini terus berusaha mengumpulkan para keluarga penumpang di satu titik yakni di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA). Segala biaya akan ditanggung pihak maskapai.
Beragam cerita antara penumpang dengan kerabat terungkap mulai dari detik-detik terakhir komunikasi yang sempat terjalin, hingga tentang betapa paniknya mereka.
(sip/nrl)











































