Merujuk pada kasus yang terjadi 5 tahun lalu, mereka yakin bahwa apa yang dialami pesawat tersebut hampir sama dengan yang terjadi pada Air France.
"Kami telah berkomunikasi dengan otoritas Malaysia dan Vietnam bahwa kami siap untuk menolong pencarian di bawah air dan membantu pencarian puing pesawat," ujat juru bicara BEA dalam pernyataannya seperti dilansir The Strait Times, Senin (10/3/2014).
Selain Perancis, pihak Amerika Serikat juga telah menawarkan bantuan untuk mencari pesawat Boeing 777-200 yang hilang dalam perjalanan dari Kuala Lumpur menuju Beijing tersebut. Hingga saat ini belum ditemukan jejak pesawat setelah lebih dari 48 jam menghilang.
Penerbangan Air France 447 dari Rio de Janeiro Brazil menuju Perancis menghilang di tengah badai pada 1 Juni 2009 lalu. Dalam pencarian pesawat serta kotak hitam, dalam peristiwa itu juga melibatkan banyak pihak internasional. Kejadian tersebut serupa dengan apa yang dialami maskapai Malaysia Airlines.
(rni/fdn)










































