Christian Kozel dari Austria dan Luigi Maraldi WN Italia ternyata tidak berada dalam pesawat yang hilang sejak lepas landas dari Kuala Lumpur tujuan Beijing pada Sabtu (8/3).
Paspor Maraldi dicuri saat berada di Phuket, Thailand pada tahun 2013, sedangkan milik Kozel hilang sekitar 2 tahun lalu.
Terkait kasus ini otoritas Malaysia juga menyelidiki dugaan aksi teror yang dilakukan 2 penumpang gelap pengguna paspor curian. Amerika Serikat pun sudah mengirimkan tim FBI ke Malaysia.
Dikutip dari The Malay Mail, Minggu (9/3/2014),pemegang paspor Kozel dan Maraldi memesan tiket pada 6 Maret 2014. Mereka membayar nomor tiket yang berurutan dengan mata uang Thailand (baht).
Pemegang paspor Kozel memesan tiket pesawat dari Kuala Lumpur ke Beijing kemudian dilanjutkan ke Amsterdam dan Frankfurt. Sedangkan pemegang paspor Maraldi memesan penerbangan yang sama hingga Amsterdam. Dia kemudian menjadwalkan perjalanan lanjutan ke Kopenhagen
"Tim gabungan polisi dan petugas imigrasi melacak pencurian paspor," kata pejabat senior kepolisian Thailand, Panya Mamen.
Disebut juga Maraldi sudah memberi keterangan kepada kepolisian di Phuket. Dia menjelaskan kronologi hilangnya paspor miliknya.
(fdn/rni)










































