"Kami telah memeriksa semua paspor dan ada beberapa yang memerlukan penyelidikan lebih lanjut. Ini adalah paspor tersangka," ujar juru bicara Interpol seperti diberitakan Reuters dan dikutip The Strait Times, Minggu (9/3/2014).
Dua paspor yang digunakan untuk naik pesawat Malaysia Airlines tujuan Beijing tersebut digunakan oleh orang tak dikenal. Padahal kedua paspor itu diklaim telah hilang dicuri oleh dua orang pemilik asli berkebangsaan Italia dan Austria.
Paspor yang dicuri adalah milik pria Italia, Luigi Maraldi (37). Seorang pejabat kontraterorisme Eropa menyebutkan, Maraldi menelepon orangtuanya dari Thailand, setelah muncul berita nama penumpang MAS yang sama dengannya.
Sumber tersebut menyebut Maraldi telah melaporkan pencurian paspornya Agustus lalu pada polisi Italia. Sumber itu juga menyebut bahwa paspor pria Austria, Christian Kozel (30), telah dicuri sekitar dua tahun lalu. Kozel saat MAS hilang berada di Austria.
(rni/fdn)











































