Media Vietnam Sebut Pesawat Malaysia Airlines Jatuh di Laut China Selatan

Media Vietnam Sebut Pesawat Malaysia Airlines Jatuh di Laut China Selatan

- detikNews
Sabtu, 08 Mar 2014 13:47 WIB
Media Vietnam Sebut Pesawat Malaysia Airlines Jatuh di Laut China Selatan
Ilustrasi (AFP)
Hanoi - Bermacam rumor beredar mengenai keberadaan pesawat Malaysia Airlines nomor penerbangan MH370 yang hilang kontak. Sejumlah media melaporkan bahwa pesawat yang membawa 227 penumpang dan 12 awak tersebut telah jatuh ke Laut China Selatan.

Adalah media ternama Vietnam, Tuoi Tre, yang melaporkan kabar tersebut dan kemudian dilansir sejumlah media asing lainnya, termasuk media Malaysia, The Star, Sabtu (8/3/2014).

Dalam laporannya, Tuoi Tre mengutip Laksamana Angkatan Laut Ngo Van Phat yang menjabat Komandan Region 5. Menurut Ngo Van Phat, radar militer mereka merekam bahwa pesawat Boeing 777-200 tersebut jatuh ke lautan, atau tepatnya Laut China Selatan.

Posisi jatuhnya pesawat tesebut berada di lokasi 153 miles atau 246 kilometer sebelah selatan Pulau Phu Quoc.

Saat hal ini dikonfirmasikan kepada pihak Malaysia Airlines, mereka menolak untuk membenarkan ataupun membantah laporan tersebut. Malaysia Airlines menyatakan bahwa pihaknya terus bekerja sama dengan otoritas Vietnam dalam mencari pesawat tersebut.

Sementara itu, upaya pencarian terus dilakukan dengan dibantu otoritas China, Vietnam dan juga Filipina. Otoritas Malaysia sendiri telah mengerahkan sebuah pesawat, dua helikopter dan empat kapal untuk melakukan pencarian pesawat di area pantai timur pada Laut China Selatan.

Pesawat Boeing 777-200 ini lepas landas dari Kuala Lumpur pada Sabtu (8/3) pukul 00.41 waktu setempat. Dijadwalkan pesawat ini mendarat di Beijing, China pada pukul 06.30 waktu setempat, pada hari yang sama.

Total ada 227 penumpang termasuk dua balita dan 12 awak pesawat dalam pesawat dengan nomor penerbangan MH370 tersebut. Malaysia Airlines menyatakan para penumpang tersebut berasal dari 14 negara yang berbeda.

Para penumpang tersebut di antaranya 152 penumpang asal China ditambah satu balita, kemudian 38 penumpang asal Malaysia, lalu 12 penumpang asal Indonesia, kemudian 7 penumpang asal Australia, lalu 3 penumpang asal Prancis. Dilanjutkan ada 3 penumpang asal Amerika Serikat ditambah satu balita lagi, kemudian 2 penumpang asal Selandia Baru, lalu 2 penumpang asal Ukraina, kemudian 2 penumpang asal Kanada. Sisanya masing-masing satu penumpang asal Rusia, Italia, Taiwan, Belanda dan Austria.

(nvc/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads