Pilot Pesawat Malaysia Airlines yang Hilang Punya 18.365 Jam Terbang

Pilot Pesawat Malaysia Airlines yang Hilang Punya 18.365 Jam Terbang

- detikNews
Sabtu, 08 Mar 2014 11:56 WIB
Pilot Pesawat Malaysia Airlines yang Hilang Punya 18.365 Jam Terbang
Ilustrasi Malaysia Airline (AFP)
Kuala Lumpur - Pesawat Malaysia Airlines tujuan Beijing, China yang hilang kontak diterbangkan oleh pilot senior asal Malaysia bernama Kapten Zaharie Ahmad Shah. Kapten Zaharie sudah bergabung dengan Malaysia Airlines sejak tahun 1981 lalu.

Dalam konferensi pers seperti dilansir The Star, Sabtu (8/3/2014), CEO Malaysia Airlines menjelaskan bahwa Kapten Zaharie Ahmad Shah total memiliki 18.365 jam terbang. Pilot berusia 53 tahun ini telah mengabdi sebagai pilot maskapai Malaysia Airlines selama 33 tahun terakhir.

"Dia ditemani oleh first officer (kopilot) Fariq Ab Hamid, warga negara Malaysia, usia 27 tahun yang memiliki total 2.763 jam terbang dan bergabung dengan Malaysia Airlines pada tahun 2007," jelasnya.

Berbagai macam rumor beredar mengenai pesawat dengan nomor penerbangan MH370 yang hilang kontak pada Sabtu (8/3), pukul 02,40 waktu setempat. Mulai dari rumor pesawat telah jatuh hingga pesawat telah mendarat darurat di Nanming, China. Malaysia Airlines menegaskan bahwa posisi pesawat masih terus dicari hingga saat ini.

"Fokus kami sekarang adalah bekerja dengan petugas penyelamat darurat dan otoritas setempat serta mengerahkan dukungan penuh," jelas Malaysia Airlines dalam pernyataan tertulisnya.

Pesawat Boeing 777-200 ini lepas landas dari Kuala Lumpur pada Sabtu (8/3) pukul 00.41 waktu setempat. Dijadwalkan pesawat ini sudah mendarat di Beijing, China pada pukul 06.30 waktu setempat, pada hari yang sama. Namun pusat kendali udara China, seperti dikutip Xinhua menyatakan bahwa pesawat tersebut sama sekali tidak memasuki wilayah udara negara tersebut. Pesawat tersebut juga tidak melakukan kontak sama sekali dengan pusat kendali udara di China.

Tapi dilaporkan bahwa pusat kendali udara di Vietnam sempat mendeteksi keberadaan pesawat Boeing 777-200 tersebut di dalam wilayah udaranya. Setelah itu, pesawat hilang kontak.

Total ada 227 penumpang termasuk dua balita dan 12 awak pesawat dalam pesawat dengan nomor penerbangan MH370 tersebut. Malaysia Airlines menyatakan para penumpang tersebut berasal dari 14 negara yang berbeda. Para penumpang tersebut diantaranya 152 penumpang asal China ditambah satu balita, kemudian 38 penumpang asal Malaysia, lalu 12 penumpang asal Indonesia, kemudian 7 penumpang asal Australia, lalu 3 penumpang asal Prancis.

Dilanjutkan ada 3 penumpang asal Amerika Serikat ditambah satu balita lagi, kemudian 2 penumpang asal Selandia Baru, lalu 2 penumpang asal Ukraina, kemudian 2 penumpang asal Kanada. Sisanya masing-masing satu penumpang asal Rusia, Italia, Taiwan, Belanda dan Austria.


(nvc/gah)


Berita Terkait