Pihak Malaysia Airlines Mulai Hubungi Keluarga Penumpang

Malaysia Airlines Hilang Kontak

Pihak Malaysia Airlines Mulai Hubungi Keluarga Penumpang

- detikNews
Sabtu, 08 Mar 2014 10:53 WIB
Pihak Malaysia Airlines Mulai Hubungi Keluarga Penumpang
Ilustrasi (RT/Wikipedia)
Kuala Lumpur - Pihak maskapai Malaysia Airlines dengan dibantu otoritas setempat terus melakukan pencarian atas pesawat Boeing 777-200 yang hilang kontak. Pihak maskapai mulai menghubungi keluarga masing-masing penumpang dan awak pesawat untuk mengabarkan hal ini.

"Kami amat menyesalkan bahwa kami kehilangan seluruh kontak dengan pesawat nomor penerbangan MH370 yang lepas landas dari Kuala Lumpur pada pukul 00.41 pagi ini tujuan Beijing," demikian pernyatan CEO Malaysia Airlines Group, Ahmad Jauhari Yahya seperti dilansir AFP, Sabtu (8/3/2014).

Pihak Malaysia Airlines menyatakan pihaknya terus bekerja dengan otoritas setempat yang masih melakukan upaya pencarian pesawat yang membawa 227 penumpang dan 12 awak pesawat tersebut. Ahmad menambahkan, pihak mulai memberitahu keluarga penumpang mengenai kemungkinan terburuk dari insiden ini.

"Tim kami saat ini tengah menghubungi keluarga penumpang dan juga awak pesawat," jelas Ahmad Jauhari.

"Pikiran dan doa kami bagi seluruh penumpang dan awak pesawat tesebut dan juga keluarga mereka," imbuhnya.

Pesawat dengan rute Kuala Lumpur-Beijing tersebut hilang kontak dengan Subang Air Traffic Control pada Sabtu (8/3), pukul 02.40 waktu setempat, atau sekitar 2 jam setelah lepas landas. Pesawat ini lepas landas dari Kuala Lumpur pada Sabtu pukul 00.41 waktu setempat. Dijadwalkan pesawat ini sudah mendarat di Beijing, China pada pukul 06.30 waktu setempat, pada hari yang sama.

Pusat kendali udara China, seperti dikutip Xinhua menyatakan bahwa pesawat tersebut sama sekali tidak memasuki wilayah udara negara tersebut. Pesawat tersebut juga tidak melakukan kontak sama sekali dengan pusat kendali udara di China.

Namun dilaporkan bahwa pusat kendali udara di Vietnam sempat mendeteksi keberadaan pesawat Boeing 777-200 tersebut di dalam wilayah udaranya. Pesawat tersebut memang menempuh jalur penerbangan melalui Semenanjung Indochina. Namun rupanya pendeteksian tersebut merupakan yang terakhir kali, karena setelah itu pesawat hilang kontak.

Dari total 227 penumpang yang ada di dalam pesawat tersebut, sebanyak 158-160 penumpang diketahui merupakan warga negara China. Sedangkan sisanya belum diketahui asal kewarganegaraannya, termasuk apakah ada warga negara Indonesia di dalam pesawat tersebut. Pihak Malaysia Airlines menyatakan bahwa para penumpang pesawat tersebut berasal dari 13 negara, tanpa merinci lebih negara yang dimaksud.

(nvc/fjr)


Berita Terkait