Pihak koalisi menyatakan akan menyelidiki laporan insiden ini. Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (6/3/2014).
Namun peristiwa ini jelas akan memperburuk hubungan koalisi NATO dan pemerintahan Presiden Afghan Hamid Karzai. Selama ini Karzai kerap mengkritik NATO sehubungan dengan serangan-serangan udaranya yang beberapa kali telah menewaskan warga sipil tak bersalah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gubernur distrik Charkh, Khalilullah Kamal mengatakan serangan itu dilancarkan pesawat-pesawat tak berawak milik AS yang tergabung dalam koalisi NATO.
"Pos itu hancur total. Militer Amerika dulunya berada di pos itu namun sejak mereka pergi, ANA (militer Afghan) mengambil alih," ujar Kamal yang telah melihat langsung ke lokasi serangan.
"Pos itu berada di puncak bukit. Serangan itu dilakukan pesawat-pesawat tak berawak," imbuhnya.
(ita/nrl)











































