Bom tersebut menghantam konvoi pasukan paramiliter Frontier Corps saat tengah dalam perjalanan dari kota Hangu menuju distrik Kurram, satu dari tujuh wilayah kesukuan di sepanjang perbatasan Afghan tempat berlokasinya basis-basis militan.
Seorang pejabat keamanan di Peshawar mengatakan pada kantor berita AFP, Rabu (5/3/2014), ledakan bom itu menewaskan tiga prajurit dan melukai 11 orang. Bahkan korban jiwa masih bisa bertambah mengingat beberapa korban luka saat ini dalam kondisi kritis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya pada Senin, 3 Maret waktu setempat, aksi bom bunuh diri dan penembakan terjadi di gedung pengadilan di Islamabad. Sebanyak 11 orang tewas dalam insiden itu. Kelompok militan Taliban telah membantah mendalangi serangan tersebut.
Beberapa hari lalu, kelompok Taliban Pakistan mengumumkan gencatan senjata selama satu bulan dengan otoritas Pakistan. Gencatan senjata ini dilakukan sebagai upaya untuk memulai kembali pembicaraan damai yang terhenti dengan pemerintah Pakistan. Sebagai respons atas gencatan senjata itu, militer Pakistan pun menghentikan serangan-serangan udara terhadap tempat-tempat persembunyian militan.
(ita/nrl)











































