Palestina Tolak Desakan Netanyahu Untuk Akui Israel

Palestina Tolak Desakan Netanyahu Untuk Akui Israel

- detikNews
Rabu, 05 Mar 2014 12:53 WIB
Palestina Tolak Desakan Netanyahu Untuk Akui Israel
Tel Aviv, - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mendesak Palestina untuk mengakui Israel sebagai negara Yahudi. Namun pejabat tinggi Palestina menolak desakan Netanyahu tersebut.

Nabil Shaath, pemimpin gerakan Fatah Palestina mengatakan, tuntutan Netanyahu akan pengakuan dan terus dipertahankannya pasukan Israel di sepanjang Lembah Yordan di wilayah negara Palestina nantinya, benar-benar ditolak.

Menurut Shaath seperti dilansir Press TV, Rabu (5/3/2014), pernyataan Netanyahu itu sama dengan "pengumuman resmi akan berakhirnya negosiasi secara sepihak."

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, dalam pidatonya di depan lobi Israel, American Israeli Public Affairs Committee (AIPAC), Netanyahu menyarakan bahwa Tel Aviv menginginkan adanya perjanjian untuk menyelesaikan konflik dengan Palestina. Namun Palestina harus lebih dulu mengakui Israel sebagai negara Yahudi -- permintaan ini telah ditolak Palestina.

Para negosiator Palestina dan Israel telah memulai kembali putaran dialog langsung pada Juli 2013 lalu setelah beberapa tahun mandek. Sejak dimulainya pembicaraan damai itu, Palestina telah menolak sejumlah isu, termasuk soal pemukiman warga Israel di wilayah Tepi Barat.

Terakhir kali pembicaraan damai Israel dan Palestina terhenti pada tahun 2010 lalu, setelah rezim Tel Aviv menolak menghentikan pembangunan pemukiman Yahudi di Tepi Barat.

(ita/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini