Schapelle Corby dilaporkan mencoba bunuh diri saat didatangi petugas kepolisian di rumah saudara perempuannya, Mercedes dan iparnya, Wayan Widyartha di Kuta, Bali. Wanita Australia berumur 36 tahun itu sempat memegang pisau untuk menghabisi nyawanya.
Hal itu disampaikan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Provinsi Bali, Sunar Agus seperti dilansir News.com.au, Selasa (4/3/2014). Dikatakan Agus, dirinya mendatangi Corby pada Senin, 3 Maret malam dan melihat dia "tidak stabil secara mental".
"Dia kelihatan takut ketika saya mencoba berdialog dengannya," tutur Agus. "Dia mencoba bunuh diri, dia mengambil pisau, namun keluarganya dengan cepat mencegah dia," imbuh Agus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada kemungkinan bahwa pembebasan bersyaratnya akan dipertimbangkan kembali," cetus Amir. Disampaikan Amir, saat ini pihaknya akan memeriksa hasil wawancara kakak Corby, Mercedes dengan media Channel 7 melalui program Sunday Night.
Lebih lanjut, Amir menjelaskan, salah satu syarat pemberian pembebasan bersyaratβ adalah tidak meresahkan masyarakat.
"Salah satu dari berbagai persyaratan adalah tidak boleh menimbulkan keresahan di masyarakat," tandas Amir.











































