Obama: Israel Harus Membuat Keputusan Sulit Terkait Masalah Palestina

Obama: Israel Harus Membuat Keputusan Sulit Terkait Masalah Palestina

- detikNews
Selasa, 04 Mar 2014 15:30 WIB
Obama: Israel Harus Membuat Keputusan Sulit Terkait Masalah Palestina
Barack Obama (AFP)
Washington, - Pembicaraan damai antara Israel dan Palestina hingga kini belum juga membuahkan hasil signifikan. Menurut Presiden Amerika Serikat Barack Obama, pemerintah Israel harus membuat keputusan sulit jika perundingan damai dengan Palestina ingin berhasil.

Hal itu disampaikan Obama kepada Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dalam pertemuan di Gedung Putih.Β 

Dalam pertemuan itu Obama mendesak Israel untuk membuat keputusan mengenai proses perdamaian, sementara Netanyahu bersikeras bahwa Israel telah melakukan upayanya dan kini terserah pada Palestina.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kerangka waktu yang telah kita tetapkan untuk menyelesaikan negosiasi-negosiasi ini sudah mendekat dan sejumlah keputusan sulit akan wajib dibuat," tutur Obama seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (4/3/2014).

"Saya yakin bahwa pada akhirnya masih mungkin untuk menciptakan dua negara. Namun itu memang sulit dan membutuhkan kompromi di semua pihak," imbuh Obama.

Namun Netanyahu menegaskan, Israel telah mengambil "langkah-langkah yang belum pernah ada sebelumnya" untuk mencapai perdamaian dalam kurun waktu 20 tahun terakhir. Dan sekarang semua tergantung Palestina.

"Israel telah melakukan bagiannya, saya menyesal untuk mengatakan bahwa Palestina belum," cetus pemimpin negeri Yahudi itu. Menurut Netanyahu, dalam dua dekade terakhir, Israel telah menghentikan pembangunan pemukiman dan membebaskan ratusan tahanan Palestina.

Israel dan Palestina telah melakukan pembicaraan damai secara langsung dalam tujuh bulan terakhir. Namun sejauh ini pertemuan-pertemuan tersebut belum membuahkan terobosan apapun.

(ita/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads