Insiden ini terjadi di daerah Sadokhel, wilayah Khyber hari ini seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (3/3/2014). Kelompok-kelompok militan Taliban dan Lashkar-e-Islam diketahui aktif di wilayah tersebut.
"Sebuah bom rakitan yang ditanam di pinggir jalan meledak ketika dua kendaraan paramiliter Frontier Corps (FC) melintas, hingga menewaskan dua tentara dan melukai enam lainnya," tutur pejabat pemerintahan setempat, Muhammad Tayyab Ali kepada AFP.
Dikatakannya, ledakan bom itu menghancurkan satu dari dua kendaraan tersebut.
Seorang pejabat intelijen setempat mengkonfirmasi insiden tersebut. Dia juga membenarkan bahwa dua nyawa melayang dalam peristiwa itu.
Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan bom itu. Namun serangan bom ini terjadi hanya dua hari setelah kelompok militan Taliban Pakistan mengumumkan gencatan senjata selama satu bulan. Gencatan senjata ini dimaksudkan untuk memulai kembali pembicaraan damai dengan pemerintah Pakistan.
Dialog damai antara pemerintah Pakistan dan kelompok militan Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) telah dimulai bulan lalu. Namun pembicaraan itu dihentikan setelah kelompok tersebut mengklaim telah menewaskan 23 tentara.
(ita/nrl)











































