Menurut sumber-sumber keamanan dan medis Irak, motor berisi bahan peledak meledak di pasar yang ramai di Baghdad pada Kamis, 27 Februari waktu setempat. Sebanyak 31 orang tewas dan 51 orang luka-luka dalam insiden itu.
Dalam serangan terpisah, seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (28/2/2014), sedikitnya empat nyawa melayang setelah bom-bom meledak di dua minibus berbeda di distrik-distrik mayoritas Syiah di Baghdad.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, sumber kepolisian Irak mengatakan, Sheikh Said Fleah al-Usman, pemimpin terkemuka etnis dan enam tamunya tewas dalam serangan bom di provinsi Anbar, Irak barat. Sebanyak 22 orang lainnya luka-luka dalam peristiwa itu.
Juga di kota Tuz-Khormatu, provinsi Salahuddin, Irak utara, ledakan bom di pasar terbuka merenggut dua nyawa dan melukai 11 orang lainnya. Serangan serupa yang menargetkan pos pemeriksaan keamanan di kota Shirqat, Provinsi Salahuddin menewaskan dua orang dan melukai empat orang lainnya.
Sekelompok pria bersenjata juga menembak mati satu keluarga yang terdiri dari tiga orang di provinsi Diyala, Irak timur. Tidak diketahui alasan penembakan itu. Kekerasan di seluruh wilayah Irak telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Bahkan telah mencapai level tertinggi sejak tahun 2008 silam.
(ita/nrl)











































