Otoritas Korea Utara (Korut) melakukan uji coba rudal. Ada empat rudal jarak pendek yang ditembakkan dari wilayah negara komunis tersebut dan jatuh di laut.
Rudal-rudal tersebut dilaporkan memiliki jangkauan hingga 200 km. Juru bicara Kementerian Pertahanan Korsel melaporkan bahwa rudal tersebut ditembakkan dari wilayah pantai timur Korut pada Kamis (27/2) kemarin.
"Militer kami akan meningkatkan kewaspadaan sebagai persiapan bagi peluncuran tambahan atau provokasi militer lainnya yang dilakukan Korut," terang juru bicara yang enggan disebut namanya tersebut, seperti dilansir AFP, Jumat (28/2/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini tampaknya hanya rutinitas biasa. Tapi mayoritas soal memberikan sebuah pesan -- terkait latihan gabungan dan juga menunjukkan kemarahan atas laporan HAM PBB yang baru," terang pengamat Korut dari Dongguk University, Seoul, Kim Yong-Hyun.
Sementara itu menanggapi hal ini, juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Jen Psaki mendorong Korut untuk menahan diri dan melakukan langkah-langkah untuk memperbaiki hubungan dengan Korsel. Sedangkan juru bicara Pentagon, Kolonel Steven Warren menyatakan bahwa Korut sebenarnya diperbolehkan melakukan uji coba rudal jarak pendek.
"Kami melihat ini sebagai uji coba senjata tanpa pemberitahuan yang kami nilai biasa," ucapnya.
(nvc/ita)











































