Militer Israel telah memerintahkan pasukan di utara Israel untuk siaga tinggi menyusul statemen dari Hizbullah, yang mengancam akan membalas agresi Israel. Demikian seperti diberitakan Press TV, Kamis (27/2/2014).
Usai peringatan Hizbullah itu, jumlah kendaraan-kendaraan militer Israel yang ditempatkan di wilayah Palestina dekat perbatasan Libanon telah bertambah banyak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hizbullah mengkonfirmasi serangan itu pada Rabu, 26 Februari lalu. Disebutkan bahwa serangan itu menimbulkan sejumlah kerusakan.
Sebelumnya pada tahun 2006, rezim Israel melancarkan perang agresi terhada Hizbullah. Konflik itu dilaporkan menewaskan sekitar 1.200 warga Libanon dan 160 warga Israel.
(ita/ita)











































