Bercinta dengan Muridnya, Pak Guru di Singapura Dibui 26 Bulan

Bercinta dengan Muridnya, Pak Guru di Singapura Dibui 26 Bulan

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 26 Feb 2014 18:25 WIB
Bercinta dengan Muridnya, Pak Guru di Singapura Dibui 26 Bulan
Ilustrasi
Singapura - Lagi-lagi, seorang guru di Singapura diadili karena bercinta dengan murid perempuannya. Bapak guru yang berusia 30 tahun ini dijatuhi vonis 26 bulan penjara oleh pengadilan setempat.

Yeo Chang Yong dinyatakan bersalah atas dua dakwaan berhubungan seks dengan muridnya yang berusia 15 tahun. Tindakan tak bertanggung jawab ini dilakukan dua kali pada tahun 2010 lalu di dua lokasi berbeda, yakni di sebuah hotel dan di kediamannya di Tampines, Singapura.

Yeo awalnya dijerat total 9 dakwaan, termasuk pencabulan dan pelecehan seksual. Dalam persidangan, dia mengakui pernah memegang payudara seorang murid perempuan yang lain yang berusia 14 tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Vonis yang dijatuhkan harus mencerminkan beratnya kejahatan yang terjadi dan rasa jijik yang dirasakan pengadilan, yang saya yakin juga dirasakan masyarakat umum terhadap tindakan terdakwa. Vonis ini juga harus tegas demi mencegah para pelaku yang berpotensi melakukan kasus semacam ini," terang hakim Wong seperti dilansir Asia One, Rabu (26/2/2014).

Dalam pengadilan terungkap bahwa Yeo menjadi guru di sekolah kedua korbannya pada 2009. Ketika insiden ini terjadi, Yeo tengah melanjutkan kuliah S2. Yeo memberikan les matematika kepada salah satu korban pada tahun 2010. Rutin bertemu, Yeo menjadi akrab dan kerap bertukar pesan singkat dengan korban.

Hingga pada satu hari, keduanya yang mulai menjalin hubungan dekat secara diam-diam bertemu di sebuah hotel. Namun saat itu, keduanya belum melakukan hubungan intim. Perbuatan mesum Yeo dilakukan saat dia bertemu dengan korban di Fragrance Hotel pada Oktober 2010. Keduanya berhubungan intim lagi di kediaman Yeo ketika dia sedang izin sakit.

Sedangkan terhadap korban lainnya, Yeo bertemu ketika mengajar komputer pada tahun 2009. Korban kedua juga mengikuti les matematika bersama Yeo. Hingga akhirnya pada Agustus 2010, Yeo membawa korban ke taman Pasir Ris dan di sana dia meraba payudara korban.

Kasus ini terbongkar ketika korban pertama melapor ke polisi pada September 2012 lalu. Korban pertama baru mengetahui bahwa Yeo rupanya juga mendekati teman sekelasnya yang lain ketika masih menjalin hubungan dengannya.

Akibat perbuatannya ini, Yeo dipecat dari pekerjaannya.

(nvc/asp)



Berita Terkait