"Saya tak bisa mengerti kenapa Anda tak bisa tertarik pada semua wanita cantik itu dan malah tertarik pada pria," kata pemimpin Uganda itu di depan para wartawan usai penekenan UU kontroversial itu seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (25/2/2014).
"Itu masalah yang sangat serius. Ada yang benar-benar salah dengan Anda," ujarnya mengenai kaum gay.
Museveni pun menyoroti dan mengecam tentang seks oral di kalangan kaum gay.
"Salah satu budaya yang kami benci adalah seks oral. Mulut itu untuk makan, bukan untuk seks," tegasnya. Apalagi bagi kaum gay, seks oral menambah risiko masalah kesehatan.
"Itu tidak sehat, Anda bisa tertular STD (penyakit-penyakit yang ditularkan sceara seksual). Anda memasukkan mulut ke situ, Anda bisa kena cacing dan cacing-cacing itu akan masuk ke perut Anda karena itu alamat yang salah. Anda juga bisa terjangkit Hepatitis B," tutur Museveni.
Berdasarkan UU baru ini, mereka yang ketahuan melakukan tindak homoseksual untuk pertama kalinya, akan menghadapi hukuman penjara 14 tahun. Mereka yang tidak melaporkan warga homoseksual juga dapat dijerat tindak kriminal. Hukuman penjara seumur hidup juga dimungkinkan untuk kaum gay yang semakin parah.
UU itu juga mengkriminalkan promosi atau pengakuan hubungan homoseksual melalui atau tanpa dukungan badan pemerintah di Uganda atau badan nonpemerintah di dalam dan luar negeri.
(ita/nrl)











































