Pengeboman itu terjadi di kawasan University Town di Peshawar, tempat banyak organisasi-organisasi non pemerintah berbasis.
"Kami mendapatkan dua jasad prajurit paramiliter dan 10 orang yang terluka telah dimasukkan ke rumah sakit," tutur Farhad Khan, juru bicara rumah sakit Kyber Teaching Hospital yang merawat para korban seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (25/2/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas peledakan bom tersebut. Namun kelompok militan Taliban Pakistan sebelumnya telah beberapa kali mengklaim serangan-serangan bom serupa.
Awal bulan ini, pemerintah Pakistan sebenarnya telah mulai melakukan pembicaraan dengan Taliban untuk menghentikan pemberontakan mereka yang telah berlangsung 7 tahun. Namun kelompok militan itu terus melancarkan serangan-serangan nyaris setiap hari. Sampai akhirnya dialog pun dihentikan pekan lalu setelah Taliban mengklaim telah menembak mati 23 tentara Pakistan yang diculik.
(ita/nrl)










































