Adik laki-laki dari bocah perempuan tersebut yang berusia empat tahun, juga tewas akibat ledakan granat tersebut. Serangan ini terjadi ketika para pengunjung mal bercampur dengan para demonstran antipemerintah dalam sebuah aksi protes di kawasan komersial Bangkok.
"Seorang bocah perempuan berumur enam tahun telah meninggal, dia telah menjalani operasi namun meninggal hari ini (Senin)," demikian pernyataan Rumah Sakit Ramathibodi seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (24/2/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang wanita juga menjadi korban dalam serangan granat tersebut. Kepolisian meyakini, granat itu ditembakkan dari peluncur M79 ke kerumunan orang di kawasan pusat perbelanjaan. Ledakan granat ini menandai eskalasi pergolakan di Thailand yang telah berlangsung hampir empat bulan.
Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengecam ledakan granat tersebut. Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra pun menyebutnya sebagai "aksi teroris".
Sebelumnya pada Sabtu, 22 Februari malam waktu setempat, seorang anak perempuan berusia 5 tahun tewas terkena tembakan saat berlangsung demo antipemerintah di provinsi Trat.
(ita/nrl)










































