Rancangan resolusi parlemen itu diajukan partai UDAR yang dipimpin Vitaly Klitschko. Dikatakan Klitschko, negara tersebut harus menggelar pemilihan umum segera.
"Jutaan warga Ukraina cuma melihat satu pilihan -- pemilihan dini presiden dan parlemen," tuturnya seperti dilansir Telegraph, Sabtu (22/2/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hari ini dia meninggalkan ibukota," tutur Klitschko di depan parlemen setelah mengajukan resolusi yang menyerukan pengunduran diri Presiden Yanukovych.
Sementara itu, ketua parlemen yang pro-pemerintah, Volodymyr Rybak, mengumumkan pengunduran dirinya. Alasannya, kondisi kesehatannya yang memburuk.
Keputusan mundur Rybak ini diumumkan setelah beberapa wakil menyatakan mundur dari partai berkuasa Regions Party pimpinan Presiden Yanuvkoych. Pengunduran diri massal ini sebagai protes atas penggunaan kekerasan oleh aparat polisi terhadap para demonstran, yang telah mengakibatkan tewasnya hampir 100 orang.
(/)











































