Aparat polisi para agen badan antinarkoba, Drug Enforcement Agency menggerebek 26 tempat persembunyian di distrik Tibungco, kota Davao. Tempat-tempat tersebut diduga sebagai lokasi persembunyian para tersangka pengedar narkoba. Saat penggerebekan, baku tembak pun tak terhindarkan.
Demikian disampaikan kepala kepolisian investigasi, Criminal Investigation and Detection Group, Benjamin Magalong seperti dilansir New Straits Times, Sabtu (22/2/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam operasi penggerebekan yang dilakukan Jumat, 21 Februari tersebut, aparat polisi juga menyita sejumlah senjata api, komponen untuk bom-bom rakitan dan sejumlah shabu.
Penggerebekan ini dilancarkan menyusul operasi pengintaian kepolisian yang didorong oleh laporan mengenai peredaran narkoba dan senjata api ilegal di wilayah tersebut.
Bulan lalu di ibukota Manila, otoritas setempat menyita narkoba senilai sekitar US$ 32,2 juta dalam sebuah operasi. Empat warga Filipina dan empat warga Kanada ditangkap dalam operasi tersebut tanpa perlawanan. Mereka diduga terkait dengan sebuah kartel Meksiko.
(ita/ita)











































