AS Serukan Ukraina Hentikan Kekerasan terhadap Demonstran

AS Serukan Ukraina Hentikan Kekerasan terhadap Demonstran

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 21 Feb 2014 12:07 WIB
AS Serukan Ukraina Hentikan Kekerasan terhadap Demonstran
polisi antihuru-hara Ukraina (EPA)
Kiev, - Pertumpahan darah yang terjadi di Ukraina menimbulkan keprihatinan Amerika Serikat. Menteri Luar Negeri (Menlu) AS John Kerry secara khusus mengecam pasukan keamanan Ukraina dan menyerukan kekerasan terhadap para demonstran dihentikan.

Ditegaskan Kerry, pemerintah AS "dengan tegas mengutuk penggunaan kekerasan terhadap warga sipil oleh pasukan keamanan, dan mendesak agar pasukan ditarik segera."

"Dengan kemarahan dan kegeraman kami telah menyaksikan berulangnya kekerasan di jalanan Kiev yang merenggut lebih banyak jiwa dan menghancurkan keluarga-keluarga," demikian statemen Kerry seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (21/2/2014).

"Rakyat Ukraina layak mendapatkan yang jauh lebih baik daripada kematian dan penderitaan di jalanan salah satu kota hebat Eropa," imbuh Kerry.

Kerry pun mendesak Presiden Ukraina Viktor Yanukovych untuk segera melakukan negosiasi serius dengan para pemimpin oposisi guna membentuk pemerintahan interim, yang akan mendapatkan dukungan luas.

Kiev telah dilanda aksi demo antipemerintah sejak Presiden Viktor Yanukovych tunduk pada tekanan Rusia dan menarik diri dari perjanjian perdagangan yang direncanakan dengan Uni Eropa. Aksi-aksi demo yang telah berlangsung 3 bulan itu mulai berubah fatal pada Selasa, 18 Februari setelah terjadi bentrokan antara aparat polisi dan para demonstran.

Setidaknya 28 orang tewas dalam bentrokan berdarah tersebut. Bentrokan serupa kembali terjadi hari-hari berikutnya dan kembali menewaskan puluhan orang.



(ita/nrl)


Berita Terkait