Korban Bentrokan Polisi-Demonstran di Ukraina Bertambah jadi 67 Orang

Korban Bentrokan Polisi-Demonstran di Ukraina Bertambah jadi 67 Orang

Rini Friastuti - detikNews
Jumat, 21 Feb 2014 01:03 WIB
Korban Bentrokan Polisi-Demonstran di Ukraina Bertambah jadi 67 Orang
Foto: REUTERS//Vasily Fedosenko
Jakarta - Korban tewas dalam bentrokan antara ribuan demonstran dengan polisi antihuru-hara di jantung ibukota Kiev, Ukraina kembali bertambah. Setidaknya 67 orang dikabarkan tewas dalam demonstrasi berdarah tersebut.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (21/2/2014), seorang saksi mata bahkan mengaku melihat penembak jitu selama kejadian. Hal tersebut memperburuk aksi yang telah berlangsung selama 12 minggu aksi protes.

Menurut laporan dari pemerintah hingga Kamis (20/2/2014), setidaknya 67 tewas termasuk di antaranya 12 orang polisi. Sementara media lokal setempat menyatakan 39 orang demonstran tewas. Kepanikan terjadi di mana-mana, tampak pihak medis sibuk berlalu-lalang mengangkut jasad mereka yang tewas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara dalam website kementerian, pemerintah menyarankan warga untuk menghindari pusat kota Kiev karena terlalu berbahaya. Saat ini sekolah, toko hingga stasiun kereta api ditutup, sementara mesin ATM kehabisan uang tunai.

Kiev telah dilanda aksi demo antipemerintah sejak Presiden Viktor Yanukovych tunduk pada tekanan Rusia dan menarik diri dari perjanjian perdagangan yang direncanakan dengan Uni Eropa. Aksi-aksi demo itu berubah fatal pada Selasa, 18 Februari setelah terjadi bentrokan antara aparat polisi dan para demonstran.

Bentrokan ini merupakan yang terbesar selama 12 minggu gelombang demonstrasi di negeri itu. Bahkan bentrokan ini disebut sebagai hari paling berdarah di Ukraina sejak memperoleh kemerdekaan dari Uni Soviet pada tahun 1991.

(rii/jor)


Berita Terkait