Setidaknya 10 jasad demonstran tergeletak di di tanah di luar hotel Kozatsky di salah satu sudut lapangan Independence Square yang menjadi lokasi berkumpulnya ribuan demonstran. Pada jasad-jasad tersebut ditemukan luka-luka tembakan.
Demikian seperti diberitakan kantor berita AFP, Kamis (20/2/2014). Sebanyak tujuh jasad lainnya ditemukan di sudut lain Independence Square.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam aksinya, para demonstran berhasil mendorong mundur polisi sekitar sejauh 200 meter dan kembali menguasai barikade di pintu masuk menuju lapangan tersebut. Lapangan Independence Square telah diduduki para demonstran antipemerintah sejak dimulainya krisis politik Ukraina yang telah berlangsung tiga bulan.
Kiev telah dilanda aksi demo antipemerintah sejak Presiden Viktor Yanukovych tunduk pada tekanan Rusia dan menarik diri dari perjanjian perdagangan yang direncanakan dengan Uni Eropa. Aksi-aksi demo itu berubah fatal pada Selasa, 18 Februari setelah terjadi bentrokan antara aparat polisi dan para demonstran.
Setidaknya 28 orang tewas dalam bentrokan berdarah tersebut. Bentrokan ini merupakan yang terbesar selama 12 minggu gelombang demonstrasi di negeri itu. Bahkan bentrokan ini disebut sebagai hari paling berdarah di Ukraina sejak memperoleh kemerdekaan dari Uni Soviet pada tahun 1991.
(ita/ita)










































